Kembali ke Beranda
Sastra

Tenggelamnya Kapal van der Wijck - Koleksi Novel Legendaris

Zakaa
Tenggelamnya Kapal van der Wijck - Koleksi Novel Legendaris

Pernah dengar judul film yang satu ini? Jika belum, yuk simak artikel ini.

Film Tenggelamnya Kapal Van der Wijck diangkat dari sebuah novel berjudul sama gubahan Buya Hamka. Novel ini diterbitkan pertama kali pada tahun 1983 dan masih menjadi primadona dikalangan pecinta Novel dan Sastra. Melihat kesuksesan Novel tersebut membawa rumah produksi Ram Soraya mengangkatnya menjadi sebuah Film.

Disutradarai Sunil Soraya, film Tenggelamnya Kapal Van der Wijck tayang di bioskop pada 19 Desember 2013, dan dibintangi oleh aktor-aktris ternama: Herjunot Ali yang memerankan tokoh Zainuddin, Pevita Pearce sebagai Hayati, dan Reza Rahadian sebagai Aziz.


Sinopsis
Film ini berlatarkan Makassar, Padang, dan Tanah Jawa tahun 1930-an dan mengisahkan tentang kisah cinta antara Zainuddin (Herjunot Ali) dan Hayati (Pevita Pearce).

Dalam film, diceritakan Zainuddin berlayar dari tanah Makassar menuju kampung halaman ayahnya di Padang. Di sana ia bertemu gadis yang digambarkan cantik jelita bernama Hayati.

Namun, perbedaan latar belakang sosial, budaya, dan kuatnya adat istiadat menghalangi cinta mereka. Perbedaan itu terletak pada latar belakang suku, harta kekayaan, dan garis keturunan yang dimiliki Zainuddin.

Zainuddin memiliki ibu yang berdarah Bugis, sementara ayahnya berdarah Minang. Dalam budaya masyarakat Minang yang bernasabkan garis keturunan ibu, status Zainuddin sebagai orang Minang tidak diakui.

Keluarga ayahnya pun tidak mengacuhkan Zainuddin. Bahkan, Zainuddin dianggap tak lagi memiliki pertalian darah dengan keluarganya di Minangkabau. Belum lagi, Zainuddin juga bukanlah sosok yang berada. Sementara, Hayati adalah sosok gadis santun keturunan bangsawan Minang. Tak pelak, perbedaan latar belakang dan kelas sosial ini membuat keluarga Hayati memandang Zainuddin sebelah mata.

Saat Zainuddin berniat untuk melamar Hayati, keluarga besarnya menolaknya mentah-mentah. Bahkan, Hayati dipaksa menikah dengan bangsawan bernama Aziz.

Mengetahui perjodohan tersebut, kekecewaan Zainuddin memuncak. Akhirnya, Zainuddin pun memutuskan untuk merantau dari Minang ke tanah Jawa. Di Jawa, Zainuddin bekerja keras hingga berhasil menjadi seorang penulis terkenal.



Sampai suatu hari, Zainuddin dipertemukan kembali dengan Hayati dalam sebuah pertunjukan opera. Namun, kala itu, Hayati tengah bersama Aziz, yang kini sudah jadi suaminya.

Dari pertemuan itu, kisah cinta antara Zainuddin dan Hayati pun kembali diuji. Tak lama, Hayati pulang ke kampung halamannya dengan menggunakan kapal Van Der Wijck. Namun, di tengah perjalanan, kapal yang ditumpangi Hayati tenggelam.




Nah, sehabis membaca sinopsisnya apa kalian tertarik dengan Film yang satu ini? Atau bagi kamu penikmat sastra, kutu buku, dan pencinta Novel, bisa langsung di pesan Novel Tenggelamnya Kapal Van der Wijck di tautan berikut.






*Harap dicatat, tautan toko daring bukan milik penulis, 

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar 👋

Tulis komentar kamu…